Rahasia Membuat Aneka Cake dan Bolu Anti Bantat - Bagian 2

Ads by google:
Setelah fungsi dari setiap bahan dasar cake kita ketahui, saatnya menyimak apa saja sih macam-macam bahan dasar cake dan tips membuat aneka cake anti bantat. Selengkapnya dibawah ini bunda.

Jika bunda belum tau fungsi bahan dasar kue, silakan baca Rahasia Membuat Aneka Cake dan Bolu Anti Bantat - Bagian 1

Bahan dan Dasar Pembuatan Cake


Sponge Cake
Tips Membuat Sponge Cake Anti Bantat
Ilustrasi Sponge Cake

Bahan dasarnya adalah telur, gula, dan tepung, atau ditambah margarin yang sudah dicairkan. Prosedur pembuatannya, telur dikocok bersama gula sampai mengembang. Setelah itu tepung terigu dimasukkan bertahap ke dalam adonan, baru kemudian ditambahkan margarin cair. Pada resep ini penggunaan margarin tidak sebanyak butter cake bunda :).

Kue yang termasuk dalam jenis Sponge cake antara lain: zebra cake, cake tape singkong, dan cake bolu pandan. Untuk resepnya, silakan bunda baca :
  1. Resep Kue Zebra Kukus yang Moist Banget di Mulut
  2. Rahasia Membuat Bolu Tape Singkong Keju Panggang Maknyus
  3. Cara Mudah Membuat Kue Bolu Pandan Panggang Lembut

Butter Cake
Tips Membuat Butter Cake Anti Bantat
Ilustrasi Lemon Butter Cake

Bahannya kurang lebih sama dengan sponge cake, akan tetapi cara membuatnya lah yang berbeda. Mentega dikocok bersama gula sampai gula hancur lalu ditambahkan 50 persen telur yang digunakan. Masuknya telur harus satu dulu bunda.

Setelah rata, baru tambahkan telur yang lain. Begitu seterusnya. Sisa telur bisa dimasukkan bergantian dengan tepung terigu. Pengocokan tidak boleh dilakukan terlalu lama agar tepung tidak elastis (mengaret) seperti roti dan cake tidak banyak remahnya.

Ada beberapa kue yang tergolong ke dalam Butter Cake, yakni red velvet cake dan lemon butter cake. Untuk resep kue tersebut bisa bunda baca di :
  1. Resep Kue Red Velvet Kukus yang Padat Lembut di Mulut
  2. Resep Butter Cake Lembut dan Nikmat

Kombinasi antara Sponge Cake dan Butter Cake
Margarin dikocok hingga gula hancur, tetapi tidak dikocok bersama telur. Telur dikocok bersama sebagian gula secara terpisah. Tepung kemudian bisa dimasukkan ke dalam kocokan margarin lalu dicampur dengan telur yang sudah mengembang. Atau bisa juga dengan tepung masuk ke dalam telur. Setelah rata, baru dimasukkan kocokan mentega.

Chiffon Cake
Tips Membuat Chiffon Cake Anri Bantat
Ilustrasi Orange Chiffon Cake

Bahannya pun masih sama seperti bahan cake pada umumnya. Tetapi prosedurnya agar unik nih Bunda. Kuning telur diaduk dengan bahan-bahan lainnya, sementara si putih telur dikocok kaku bersama sedikit gula pasir. Baru kemudian keduanya digabungkan. Pembuatan kue ini tidak menggunakan margarin, tetapi minyak sayur.

Setelah menyimak dasar pembuatan cake, lanjut ke prosedur pembuatan sebenarnya iya bunda :)

Prosedur Pembuatan Cake yang Benar

Ads by google:
Sponge Cake
  • Prosedurnya yaitu dengan cara telur dikocok bersama gula pasir (telurnya bisa utuh, kuning saja, atau putih saja). Pengocokan dilakukan sampai kental iya. Cara mengetahuinya, bila telur kelihatan sudah mulai memucat, jalankan mikser berkeliling.
  • Lihatlah jejak garis yang ditinggalkan. Bila jejak itu lama hilangnya, artinya adonan sudah cukup kental. Kecilkan kecepatan mikser dan kocok sampai gelembung udaranya hilang.
  • Pengocokan telur juga bisa dilakukan sambil direndam. Jadi, mangkuk berisi telur direndam dalam air hangat selama dikocok. Tujuannya membuat telur mengembang sempurna. Karena telur baru bisa mengembang sempurna kalau suhunya 40 derajat Celcius.
  • Nah, saat inilah waktu yang tepat untuk memasukkan tepung terigu. Tepung sebaiknya diayak langsung di atas adonan waktu diaduk agar tidak berbutir-butir. Aduk seluruh adonan sampai telur tercampur rata. Setelah itu, tuangkan margarin cair, santan, atau cairan lain.
  • Aduk kembali dengan teknik aduk balik, yaitu dari bawah ke atas agar cairan yang jatuh ke bawah bisa ikut teraduk. Kalau sudah begini, adonan siap dioven.
  • Perlu diingat sista, pencairan margarin harus benar-benar tepat. Cairkan margarin sesaat akan dituang ke dalam adonan. Gunakan api yang sangat kecil dan cairkan hanya sampai margarin larut, bukan sampai mendidih.
  • Warna margarin harus keruh dan tidak ada bagian yang terpisah. Margarin yang mendidih, airnya sudah menguap, menyebabkan hasil kue kelak kurang lembap.

Butter Cake
  • Di sini margarin atau mentega dikocok bersama gula pasir sampai gula hancur. Karena pengocokan tidak boleh dilakukan terlalu lama, pilih gula yang halus, tetapi perlu diingat bunda, gula halus iya bukan tepung gula.
  • Kalau sista nda punya gula halus, blender gula kasar agar mudah larut. Cara lain, tambahkan 1 sendok makan putih telur saat pengocokan untuk memudahkan larutnya gula pasir.
  • Pengocokan margarin tidak perlu ditunggu sampai creamy, cukup sampai gula hancur. Masuk kan telur satu butir lalu kocok kembali. Begitu seterusnya hingga 50 persen telur terkocok semua.
  • Setelah itu bunda dapat menambahkan sedikit demi sedikit tepung terigu bergantian dengan gula sambil terus dikocok.
  • Saatnya memasukkan tepung terigu. Sekali lagi untuk pengingat, ayak tepung terigu langsung di atas adonan sambil diaduk iya bunda.
  • Adonan sudah siap dioven kecuali jika masih perlu ditambahkan cairan, seperti sari buah atau susu.

Setelah tahu tentang fungsi bahan dasar, macam-macam bahan dasar cake, serta prosedur pembuatannya, selanjutnya kita belajar apa saja sih masalah dan penyebab cake menjadi bantat atau gagal?

Sejauh ini sebenarnya Bunda sudah bisa menganalisis cake atau masalah yang dihadapi saat cake kurang sempurna. Sambil mangut-mangut pasti Bunda bilang "Iya"… hehehe bukan begitu??

Nah, sedikit tambahan sebagai panduan, berikut mudah-mudahan bisa membantu.

Masalah Penyebab Cake Bantat

  1. Cake keras dan terbelah. Terigu terlalu banyak, tidak seimbang dengan pemakaian telur. Pengocokan telur belum cukup kental. Cake keras juga bisa disebebabkan kurang gula atau lemak.
  2. Cake mengembang saat dioven, tetapi mengerut ketika keluar dari oven. Hal itu disebabkan Jumlah tepung yang digunakan kurang banyak.
  3. Warna kue pucat, padahal cake sudah matang. Artinya jumlah gula yang digunakan kurang.
  4. Cake gosong, sementara bagian tengah belum matang. Hal itu terjadi kemungkinan jumlah gula yang digunakan terlalu banyak. Api terlalu besar.serta temperatur tinggi hanya dipasang sampai cake mengembang, setelah naik sempurna, api harus dikecilkan.
  5. Cake bantat, terlalu basah, berkulit tebal. Penggunaan lemak terlalu banyak, waktu pengocokan tidak tepat. Pengocokan terlalu lama.
  6. Tekstur kue berlubang-lubang dan banyak remahnya. Gelembung udara belum hilang, tepung sudah dimasukkan dalam kocokan telur.
  7. Pada bagian bawah kue terbentuk lapisan kuning tebal yang keras. Itu tandanya margarin tidak teraduk rata.
  8. Cake cuma lembut selagi masih panas, tetapi agak keras setelah dingin. Bisa jadi Margarin yang digunakan kualitasnya kurang baik. Misalnya, melting pointnya (titik lumernya) tinggi. Hingga ketika di temperatur ruang margarin membeku. Kalau ini penyebabnya, kue akan kembali lembut bila dipanaskan.
  9. Kulit cake tebal dan renyah. Cake terlalu cair hingga harus dioven dalam waktu lama untuk membuatnya matang. Penggunaan gula terlalu banyak. Volume adonan terlalu tinggi hingga dibutuhkan waktu banyak sekali di dalam oven.
  10. Cake melembung di tengah. Berarti pengocokan terlalu lama. Panas oven tidak rata atau terlalu panas.
  11. Cake cekung di tengah. Tepung kurang seimbang dengan jumlah cairan.

Pada intinya, kita wajib tau fungsi dasar bahan kue, bahan dasarnya itu sendiri, dan prosedur pembuatan kue yang tepat. Salah dalam mencampurkan adonan saja bisa membuat kue jadi bantat bukan?
Oke Bunda setelah tahu tips membuat cake anti bantat yang tepat saatnya kita meramaikan dapur dengan kreasi masing-masing. Semoga apa yang menjadi pengalaman saya ini bermanfaat untuk semua orang, haapy cooking Bunda dan Sista :) Selanjutnya, yuk kita coba Resep Membuat Cupcake Lucu dan Lembut.
Ads by google:
2 Komentar

Mb mau tanya kalau 1 bungkus sp(ovalet) itu berapa sendok makan ya,soalnya nanti takutnya takarannya tidak pas.terima kasih

Mungkin ada yang terlewatkan atau kurang paham dari artikel di atas, ada yang ingin ditanyakan?