Resep Roti Manis Lembut dan Cara Membuatnya yang Simpel

Ads by google:
Bismillah ^_^. Yuk bunda belajar cara membuat roti manis yang sederhana dengan resep di bawah ini. Sekedar untuk hidangan saat si buah hati mengerjakan tugas di rumah.

Ngomong-ngomong soal roti, mungkin banyak sekali yang mendefinisikan iya. Yang pasti roti merupakan makanan berbahan dasar utama tepung terigu dan air yang kemudian difermentasikan dengan ragi. Tetapi ada juga yang tidak menggunakan ragi.

Resep Roti Manis yang Mudah Dibuat
Ilustrasi Roti Manis Lembut

Selain tiga bahan dasar di atas, semakin berkembangnya waktu maka ada tambahan dari berbagai bahan seperti garam, minyak, mentega, ataupun telur untuk menambahkan kadar protein di dalamnya sehingga didapatkan tekstur dan rasa tertentu pula.

Ada juga roti hasil perpaduan dengan puding, yakni kue madona. Yuk baca cara membuatnya di Resep Kue Madona yang Lembut.

Soal asal usul roti ini ada yang tau nda ?? hehehe. Sekilas info iya bunda, cikal bakal roti berasal dari bangsa Mesir Kuno. Namun pada zaman tersebut roti masih dibuat dengan cara yang sederhana sehingga bentuk dan rasanya tentu berbeda dengan roti saat ini.
Ads by google:
Pada abad pertengahan, evolusi roti telah mencapai puncaknya, terutama di Benua Eropa. Pada saat itu cita rasa roti sudah sama seperti yang kita temukan saat ini, begitu juga dengan bentuk dan variasinya. Bahkan makanan ini dipandang sangat penting sehingga menjadi bagian ritual keagamaan.

Seperti roti jala yang berasal dari India. Klik Resep Kue Jala yang Mudah Dibuat ya bund agar tau apa itu roti atau kue jala.

Hmm,.. daripada makin ngebayangin gimana nikmatnya si roti manis ini, kenapa nda kita langsung buat aja iya bunda ? Padahal cara membuat roti manis sangat simpel. Berhubung kemarin ada waktu senggang, akhirnya saya menyempatkan diri unutk membuat roti manis nan moist, hehehe.

Namun sebelum membuatnya, tentu ada yang perlu dipersiapkan dong, hayuk kita intip langsung :)

Waktu yang dibutuhkan :
  • 15 menit untuk menyiapkan
  • 20 menit membuat adonan
  • 90 menit untuk proses fermentasi

Peralatan yang dibutuhkan :
  • Wadah
  • Sendok teh
  • Plastik untuk menguleni dan menutup
  • penggilas

Setelah alatnya siap, yuk bun kita siapkan bahannya :

Bahan Roti Manis :
  • 500 gram Tepung terigu protein tinggi
  • 1 butir telur
  • 75 gram margarin
  • ½ sendok teh garam
  • 11 gram Ragi
  • 100 gram gula pasir
  • 300 ml Air ( atau secukupnya)

Sebelum membuat nih bun, ada sedikit tips supaya roti yang akan dibuat nanti terasa empuk :
  1. Bahan-bahan kering dicampur terlebih dahulu, baru kita memasukkan telur.
  2. Oh iya bunda atau sista, ragi itu bisa mati lho jika terkena panas tinggi. Nah, jika ada sisa dalam pembuatan, bungkus lagi yang rapat dan simpan di kulkas. Boleh juga dites dengan cara ambil sedikit ragi instan kemudian beri air hangat dan sedikit gula jika masih hidup maka ketika didiamkan selama 15 menit dia akan naik dan berbusa airnya.
  3. Ragi juga punya musuh lain yaitu garam, jadi pas mencampur diawal adonan jangan sampai ketemu garam iya.
  4. Untuk teknik menguleni adonan agar mudah kalis yaitu seperti teknik saat kita mencuci baju gitu lho bunda. Dari yang tadinya ditarik kemudian dilipat kearah kita, atau bisa juga dibanting-banting, wah cocok iya untuk pelampiasan saat lagi marah dengan suami, hehehe.
  5. Untuk mengetahui apakah adonannya sudah kalis dan elastis itu bisa dirasakan, kalau memang pegangannya sudah enak, jika ditarik dan buka pakai kedua tangan kayak terbentuk serat dan tidak mudah putus atau bolong.
  6. Adonan yang berhasil itu sudah dapat naik atau mengembang 2x lipat dari adonan awal .

Tipsnya sudah nih, lanjut ke cara pembuatannya iya bun, ikuti setiap langkahnya ^_^

Cara Membuat Roti Manis :

  1. Aktifkan dulu ragi dengan setengah sendok teh gula dan 50 ml air. Diamkan selam 10 sampai 15 menit
  2. Sambil menunggu ragi aktif, untuk mempermudah menguleni kita bisa melelehkan mentega bersama air, dan tambahkan gula hingga larut.
  3. Masukkan tepung terigu dan garam ke dalam wadah, campur rata.
  4. Setelah tercampur, masukkan telur yang sudah dikocok, kemudian tambahkan ragi yang sudah diaktifkan tadi, aduk rata.
  5. Tambahkan mentega yang dilelehkan bersamaan gula dan air tadi secara perlahan sambil terus diuleni.
  6. Untuk mempermudah proses menguleni, kita gunakan plastik yang lebar, kemudian ambil adonan dari wadah, terus uleni kurang lebih 10 sampai 15 menit.
  7. Setelah kalis, masukkan adonan dalam wadah tutup menggunakan plastic dan kain. Diamkan selama 30 menit.
  8. Setelah 30 menit adonan mengembang 2 kali lipat dari awalnya, pukul-pukul atau kempiskan lalu uleni adonan dengan cepat kurang lebih 3 menit. Potong dan timbang adonan masing-masing 30 gram.
  9. Bentuk bulat-bulat sampai adonan habis, lalu tutup plastik dan diamkan kurang lebih 15 menit.
  10. 15 menit berlalu, saatnya membentuk. Nah saat ini bunda bisa berkreasi apapun bentuk yang bunda inginkan. Bisa menambahkan meisis, keju, selai sebagai isian, atau kesukaan si buah hati lah iya.
  11. Setelah dibentuk cantik-cantik, diamkan lagi adonan selama 30-45 menit sampai bentuk roti mengembang lagi.
  12. Saatnya memanggang di dalam oven dengan suhu 180 derajat celcius selama 15 menit.
  13. Si roti manis nan cantik siap disajikan deh.

Bagaimana bunda? Yang tadinya hanya suka membeli langsung roti di toko, kenapa tidak membuatnya sendiri di rumah? Padahal cara membuatnya mudah kan. Selain itu bahan yang digunakan kita pilih sendiri, bentuknya pun bisa kita kreasikan bersama buah hati ataupun calon mertua.

Mungkin bunda juga sedang mencari :
  1. Resep Kue Cubit yang Empuk, Lumer di Mulut, dan Lagi Ngetrend
  2. Cara Membuat Cupcake Imut, Lucu, Lembut, dan Lezat

Semangat untuk berkarya dengan resep roti manis di atas iya bunda :)
Ads by google:
3 Komentar

terimakasih resep nya bun :>

makasih bun resep nya seakli lagi :> sekarang saya bisa membuat nya :>

Terima kasih kembali bund :) Senang resepnya bisa membantu.

Jika bunda berkenan, tolong kirimi foto hasil olahan rotinya ke tha.hartanti@gmail.com ya :)

Ditunggu ya bund.

Mungkin ada yang terlewatkan atau kurang paham dari artikel di atas, ada yang ingin ditanyakan?